KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

KNPS Indonesia Dukung Waka BGN Bongkar Mafia Titik SPPG MBG: “Jangan Rusak Program Presiden demi Kepentingan Pribadi”

Primenewspost.com – Ketua Umum KNPS Indonesia, David Hamka, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya dalam membongkar dugaan praktik mafia titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Pernyataan tersebut disampaikan David Hamka kepada media pada Minggu, 31 Mei 2026, menyusul langkah BGN yang berkoordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait maraknya dugaan penipuan dan praktik ilegal jual beli titik SPPG di berbagai daerah.

 

David menegaskan bahwa praktik mafia titik maupun mafia menu merupakan ancaman serius yang dapat merusak program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

 

“Kami dari KNPS Indonesia mendukung penuh langkah Wakil Kepala BGN, Bapak Sony Sanjaya, untuk mengusut tuntas mafia titik sampai ke akar-akarnya. Bahkan bukan hanya mafia titik, mafia menu juga harus dibongkar. Jangan ada pihak-pihak yang merusak Program Makan Bergizi Gratis demi keuntungan pribadi,” tegas David Hamka.

 

Ia menilai, praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur operasional standar (SOP) telah mencoreng citra Program MBG di mata masyarakat. Padahal menurutnya, program tersebut merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi Indonesia.

 

“MBG ini adalab Program prioritas Presiden. Kalau ada oknum bermain-main, menjual titik, mempermainkan menu, atau mengambil keuntungan pribadi dengan mengatasnamakan BGN, itu bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat,” ujarnya dengan nada keras.

 

David juga meminta aparat penegak hukum tidak ragu menindak siapa pun yang terlibat dalam praktik mafia tersebut, tanpa pandang bulu.

 

“Siapa pun pelakunya harus diusut. Jangan ada yang dilindungi. Jangan ada yang merasa kebal hukum. Karena kalau dibiarkan, mafia-mafia seperti ini akan merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah yang sebenarnya sangat baik,” katanya.

Read :  PWNU Jakarta Holds Daily Meeting, Proposes Extraordinary Congress for PBNU Stability

 

Meski demikian, David meyakini dugaan praktik ilegal tersebut bukan dilakukan oleh institusi BGN secara resmi, melainkan ulah oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

 

“Kami percaya BGN secara institusi tidak melakukan hal seperti itu. Ini ulah oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi sambil mencatut nama pejabat BGN. Mereka merusak nama baik lembaga dan merusak semangat program MBG,” lanjutnya.

 

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan Bareskrim Polri terkait banyaknya laporan masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan pengurusan titik SPPG.

 

Dalam keterangannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026), Sony menyebut sejumlah pihak mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN bahkan mengatasnamakan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan meminta sejumlah uang.

 

BGN menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang berpotensi merusak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.